Sabtu, 23 Agustus 2014

29...24..

wahai sang pejuang 
hitam tapak kakimu 
dirimu lihat ke atas 
kuning mejamu 
namun dirimu memandang lurus kedepan

ada 4 persimpangan 
dirimu tunduk
kenapa ?
"aku sedang berjuang "
itu jawabmu
kenapa dirimu tunduk ?
"aku hanya ingin fokus kedepan"
kenapa?
"itu alasan kenapa aku disini"

"suatu hari kamu akan mengerti megapa aku disini"
"berjuanglah"

terik hanyalah cahaya panas 
hujam merendam 
udara benafas
hitam menandakan malam

tangan memberi 
tangan menerima
muka berseri 
keadaan bagaikan perkara

busur emas otakmu
tunggu daku
tetap disitu
jangan pergi 

buatmu pejuang 
sarang jauh dari kakimu
lapisan luarmu menghitam
namun tetap tenang
hingga terkenang

berkobarlah wahai harapan 
berjuanglah !!
ambil panahmu
dan tepatkan pada inginmu

saatnya tiba 
sepasang kaki 
datang menghampirinya
memeluknya 
hingga waktu memisahkannya 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar